<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sulfikar&#039;s blog &#187; Komunikasi</title>
	<atom:link href="http://sulfikar.com/category/komunikasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sulfikar.com</link>
	<description>Learn to know, write to share!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Apr 2012 17:32:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Pesan dalam proses komunikasi</title>
		<link>http://sulfikar.com/pesan-dalam-proses-komunikasi.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/pesan-dalam-proses-komunikasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 23:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi verbal]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=1076</guid>
		<description><![CDATA[Sastropoetro (1982:13) memberikan pengertian bahwa pesan (encoding) merupakan suatu kegiatan penting, sulit dan menentukan apakah gagasan yang ada dapat dituangkan secara pasti kedalam lembaga yang berarti dan telah disusun sedemikian rupa, sehingga menghindari timbulnya salah paham. Pratikno (1987 : 42) mendefinisikan pesan dengan melihat dari bentuknya, yaitu : “Pesan adalah semua bentuk komunikasi baik verbal [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/pesan-dalam-proses-komunikasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuliah Psikologi Komunikasi; Atraksi Interpersonal</title>
		<link>http://sulfikar.com/kuliah-psikologi-komunikasi-atraksi-interpersonal.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/kuliah-psikologi-komunikasi-atraksi-interpersonal.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 02:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Anita Taylor]]></category>
		<category><![CDATA[Atraksi Interpersonal]]></category>
		<category><![CDATA[bahan kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Faktor Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Fritz Heider]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Interpersonal]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah psikologi komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi komunikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=990</guid>
		<description><![CDATA[Atraksi interpersonal adalah kesukaan pada orang lain, sikap positif dan daya tarik seseorang. Adanya daya tarik ini membentuk rasa suka. Rasa suka pada seseorang umumnya membuat orang yang kita sukai menjadi signifikan bagi kita. Teori atraksi interpersonal Reinforcement theory menjelaskan bahwa seseorang menyukai orang lain adalah sebagai hasil belajar. Equity theory menyatakan bahwa dalam suatu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/kuliah-psikologi-komunikasi-atraksi-interpersonal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kampanye sebagai Kegiatan Penyebaran Pesan</title>
		<link>http://sulfikar.com/kampanye-sebagai-kegiatan-penyebaran-pesan.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/kampanye-sebagai-kegiatan-penyebaran-pesan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2011 15:21:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gary Cronkhite]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[kepribadian]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ruang publik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[Wilbur Schramm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Komunikasi merupakan kunci segala aktivitas manusia. Tidak ada kegiatan yang bisa dilaksanakan tanpa keterlibatan komunikasi, terlebih bila kegiatan itu akan melibatkan orang lain. Istilah komunikasi (communication) berasal dari bahasa Latin yaitu communications yang bersumber dari kata communis yang artinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antar dua orang atau lebih (Cangara, 2004:18). Ini berarti dengan komunikasi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/kampanye-sebagai-kegiatan-penyebaran-pesan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menguak rahasia pencitraan dengan Teori Dramaturgi</title>
		<link>http://sulfikar.com/menguak-rahasia-pencitraan-dengan-teori-dramaturgi.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/menguak-rahasia-pencitraan-dengan-teori-dramaturgi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2011 02:26:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[dramaturgi]]></category>
		<category><![CDATA[Erving Goffman]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Sosial Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi politik]]></category>
		<category><![CDATA[pencitraan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendekatan Praktis]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Dramaturgi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=921</guid>
		<description><![CDATA[Pencitraan politik yang dilakukan Presiden SBY ternyata tidak lagi menjadi senjata pamungkas dalam meraih simpati rakyat. Hasil survey LSI baru-baru ini menjadi salah satu pembuktian premis tersebut. Lalu apa sebenarnya pencitraan itu? dan bagaimana cara kerja pencitraan tersebut berlangsung? Salah satu yang bisa menjawab pertanyaan ini secara tepat dan ilmiah adalah dengan menggunakan Teori Dramaturgi. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/menguak-rahasia-pencitraan-dengan-teori-dramaturgi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Interaksionisme Simbolik ala Herbert Mead</title>
		<link>http://sulfikar.com/interaksionisme-simbolik-ala-herbert-mead.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/interaksionisme-simbolik-ala-herbert-mead.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2011 03:38:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[George Herbert Mead]]></category>
		<category><![CDATA[Human Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Sosial Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[interaksionisme simbolik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendekatan Praktis]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[teori komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Sosiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisnu Nugroho]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=905</guid>
		<description><![CDATA[Titik tolak pemikiran interaksi simbolik berasumsi bahwa realitas sosial sebagai proses dan bukan sesuatu yang bersifat statis. Dalam hal ini masyarakat dipandang sebagai sebuah interaksi simbolik bagi individu-individu yang ada didalamnya. Pada hakikatnya tiap manusia bukanlah “barang jadi” melainkan barang yang “akan jadi” karena itu teori interaksi simbolik membahas pula konsep mengenai “diri” (self) yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/interaksionisme-simbolik-ala-herbert-mead.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Ruang Publik 3: Kritik terhadap Habermas</title>
		<link>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-3-kritik-terhadap-habermas.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-3-kritik-terhadap-habermas.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 06:56:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[habermas]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[ruang publik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Ruang Publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[Dalam magnum opusnya, The Theory of Communicative Action (1981), Habermas mengeritik proses modernisasi sepihak, yang dipimpin oleh kekuatan-kekuatan rasionalisasi ekonomi dan administratif. Habermas memandang, intervensi yang semakin meningkat dari sistem formal terhadap kehidupan kita sehari-hari, itu sejalan dengan pertumbuhan negara kesejahteraan, kapitalisme korporat, dan budaya konsumsi massa. Kecenderungan yang semakin kuat ini telah memberi pembenaran [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-3-kritik-terhadap-habermas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Ruang Publik 2: Media dan Ranah Publik</title>
		<link>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-2-media-dan-ranah-publik.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-2-media-dan-ranah-publik.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 03:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[habermas]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Ranah Publik]]></category>
		<category><![CDATA[ruang publik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Ruang Publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=649</guid>
		<description><![CDATA[Dalam bukunya, Transformasi Struktural Ranah Publik, Habermas mengembangkan konsepnya yang berpengaruh, tentang ranah publik. Karya Habermas ini sangat kaya dan memberi dampak besar pada berbagai disiplin ilmu. Buku ini juga menerima berbagai kritik yang rinci, membuka wawasan, serta mendorong munculnya diskusi-diskusi yang sangat produktif, antara lain tentang demokrasi liberal, masyarakat sipil, kehidupan publik, dan perubahan-perubahan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-2-media-dan-ranah-publik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Ruang Publik 1: Ruang Publik Habermas</title>
		<link>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-1-ruang-publik-habermas.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-1-ruang-publik-habermas.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 07:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[habermas]]></category>
		<category><![CDATA[Jurgen Habermas]]></category>
		<category><![CDATA[ruang publik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Ruang Publik]]></category>
		<category><![CDATA[TV]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=644</guid>
		<description><![CDATA[Gagasan ruang publik atau public sphere merupakan gagasan yang belum tua. Dan dalam hal ini filsuf Jerman Jurgen Habermas dianggap sebagai pencetus gagasan tersebut, sekalipun sebagian orang menganggap benih-benih pemikiran ruang publik sudah dikemukakan oleh sosilogis dan ekonomis Jerman Maximilian Carl Emil Weber (1864-1920). Ia Jurgen Habermas mengenalkan gagasan ruang publik melalui bukunya Strukturwandel der [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/teori-ruang-publik-1-ruang-publik-habermas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Lingkar Kesunyian</title>
		<link>http://sulfikar.com/teori-lingkar-kesunyian.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/teori-lingkar-kesunyian.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 15:15:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Elizabeth Noelle Neumann]]></category>
		<category><![CDATA[Hypodermic Needle]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[Nazi Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Kegunaan]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Kepala Batu]]></category>
		<category><![CDATA[teori komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Lingkar]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Neumann]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini adalah artikel keempat dari seri artikel Teori Komunikasi dan Media Massa. Anda dapat membaca 3 tulisan sebelumnya; Teori Jarum Suntik atau Hypodermic Needle Teori Kepala Batu atau Obstinate Audience Teori Kegunaan dan Kepuasan atau Uses and Gratification The Spiral of Silence Teori Lingkar kesunyian atau The Spiral of silence dikemukakan pertama kali oleh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/teori-lingkar-kesunyian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunikasi sebagai tindakan satu arah</title>
		<link>http://sulfikar.com/komunikasi-sebagai-tindakan-satu-arah.html</link>
		<comments>http://sulfikar.com/komunikasi-sebagai-tindakan-satu-arah.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 16:34:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achmad sulfikar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[defenisi komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Harold Laswell]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi Satu Arah]]></category>
		<category><![CDATA[Konseptualisasi Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Burgon]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulfikar.com/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[Artikel kali ini membahas tentang Komunikasi, defenisi dan pengertiannya. Ulasan tentang defenisi dan pengertiannya ini lumayan panjang karena saya berusaha mengumpulkan berbagai sudut pandang para ahli komunikasi serta argumentasi yang mereka pahami. Karena itu tulisan sengaja saya buat berseri semata-mata agar secara kategori lebih rapi dan anda tidak cepat bosan dengan halaman postingan yang karena [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulfikar.com/komunikasi-sebagai-tindakan-satu-arah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

