Sebagai kelanjutan dari gagasan sebelumnya mengenai teori ekologi media, McLuhan mengembangkan lebih jauh pemikirannnya dalam menjelaskan efek teknologi terhadap masyarakat dengan mengajukan gagasan yang disebutnya hukum media (media laws). Pengembangan teori ini menghasilkan efek lingkaran media, yaitu teknologi baru memengaruhi cara orang berkomunikasi, cara orang berkomunikasi membawa perubahan pada masyarakat, dan perubahan masyarakat menyebabkan munculnya teknologi baru (McLuhan dan McLuhan, 1988). McLuhan mengajukan konsep yang disebut Tetrad sebagai upaya untuk memahami hukum media yang terdiri atas empat hukum media, yaitu penguatan, ketertinggalan, penemuan, dan pembalikan;
- Penguatan (enhancement). Hukum yang menyatakan bahwa media memperkuat masyarakat. Menurut McLuhan, internet memperkuat masyarakat dengan cara-cara:
- Internet memiliki potensi untuk memperkuat sejumlah indra sekaligus termasuk penglihatan dan pendengaran.
- Internet memberikan akses yang lebih luas terhadap informasi.
- Internet dapat memperkuat pembagian kelas di masyarakat karena kelompok masyarakat kaya dan miskin dapat mengakses internet.
- Internet memperkuat desentralisasi kekuasaan. Penguasa tidak menjadi satu-satunya pihak yang memiliki akses terhadap informasi.
- Ketertinggalan (absolescence). Menyatakan bahwa media mampu menjadikan sesuatu hal menjadi tertinggal atau ketinggalan zaman dan tidak berguna.
- Penemuan (retrieval). Hukum ketiga menyatakan bahwa media menemukan kembali dan menyimpan sesuatu yang dulu pernah hilang. Apa yang dulu dianggap sudah tidak berguna atau ketinggalan zaman, muncul kembali dan digunakan lagi.
- Pembalikan (reversal). Menyatakan bahwa media akan menghasilkan atau menjadi sesuatu yang lain jika didesak hingga ke batas akhirnya. Pembalikan mengandung ciri-ciri atau karakteristik dari sistem mana dia berasal.
(Tulisan ini adalah bagian dari Tesis saya yang berjudul “Politik Pencitraan SBY; Analisis framing blog kompasiana Wisnu Nugroho tentang komunikasi politik Presiden SBY”)
Kehadiran teknologi tidak dipungkiri memberikan pengaruh sangat besar dalam kehidupan manusia. Sadar atau tidak, manusia menjadi tergantung kepada teknologi. Pengaruh teknologi dalam kehidupan manusia menarik perhatian Marshall McLuhan, khususnya teknologi komunikasi. Menurutnya manusia memiliki hubungan simbolik dengan teknologi dan teknologi pada gilirannya menciptakan kembali siapa diri kita (McLuhan, 2006:354).
Menurut McLuhan, teknologi media telah menciptakan revolusi di tengah masyarakat karena masyarakat sudah sangat bergantung pada teknologi dan tatanan masyarakat terbentuk berdasarkan pada kemampuan masyarakat menggunakan teknologi. McLuhan melihat media berperan menciptakan dan mengelola budaya. Pemikiran McLuhan ini dinamakan teori mengenai ekologi media (media ecology), yang didefenisikan sebagai studi mengenai lingkungan media, gagasan bahwa teknologi dan teknik, mode informasi dan kode komunikasi memainkan peran penting dalam kehidupan manusia (West, 2008:140).
McLuhan memandang penemuan teknologi sebagai hal yang sangat vital karena menjadi kepanjangan atau ekstensi dari kekuatan pengetahuan dan persepsi pikiran manusia. Pemikiran McLuhan melibatkan sejumlah disiplin ilmu dan menggunakan berbagai jenis teknologi, ia melihat adanya persimpangan (intersection) antara hubungan manusia dengan teknologi serta bagaimana teknologi tersebut memengaruhi persepsi dan pengertian manusia terhadap banyak hal. Media adalah esensi peradaban dan sejarah diarahkan oleh media yang mendominasi pada setiap zamannya. read more…
